Laman

Tampilkan postingan dengan label Mat dan IAD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mat dan IAD. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Mei 2014

Logika



Konsep dan Notasi Dasar
Berupa kalimat deklaratif yang bernilai benar (T atau true) atau salah (F atau false), tetapi tidak keduanya.

Contohnya:
1.      10 adalah bilangan genap.
2.      10 x 2 = 20.
3.      Hari ini adalah hari Rabu.
4.      x + y = y + x untuk setiap x dan y bilangan riil. 

Misalnya p dan q adalah proposisi.
p
q
p ∧ q
T
T
T
T
F
F
F
T
F
F
F
F
        Konjungsi (conjunction): p dan q. Notasinya: p ∧ q. Contohnya:
p : Hari ini hujan
q : Murid-murid diliburkan dari sekolah
p∧q: Hari ini hujan dan murid-murid diliburkan dari sekolah


p
q
p ∨ q
T
T
T
T
F
T
F
T
T
F
F
F
        Disjungsi (disjunction): p atau q. Notasinya: p ∨ q
Contonya:
p : Ibu memasak ikan.
q : Ibu pergi ke pasar.
p∨q: Ibu memasak ikan atau pergi ke pasar.

p
~q
T
F
F
T
        Ingkaran (negation): ~p atau tidak p. Notasi: ~p.
p : Adik pergi ke pantai.
~p: Adik tidak pergi ke pantai

Contoh gabungan:
p : Pemuda itu pintar
q : Pemuda itu tampan
Maka:                
a.       p ∧ q             :  Pemuda itu pintar dan tampan
b.      p ∧ ~q           :  Pemuda itu pintar tapi tidak tampan
c.       ~p ∧ ~q         :  Pemuda itu tidak pintar maupun tampan
d.      ~(~p∨~q)      :  Tidak benar bahwa pemuda itu bodoh atau tidak tampan
e.       p ∨ ( ~p ∧ q )   :     Pemuda itu pintar atau bodoh, dan tampan
f.       ~( ~p ∧ ~q ) :  Tidak benar bahwa pemuda itu bodoh maupun tampan


Ekivalen Logika
Dua proposisi majemuk, jika nilai kebenaran dari kedua pernyataan tersebut sama. Lambang untuk ekuivalen adalah “ ≡ ”. Contohnya perhatikan tabel kebenaran dari proposisi (p ⇔ q) dan (p ⇒ q) ∧ (q ⇒ p):
p
⇔
q
T
T
T
T
F
F
F
F
T
F
T
F

p
⇒
q
∧
q
⇒
p
T
T
T
T
T
T
T
T
F
F
F
F
T
T
F
T
T
F
T
F
F
F
T
F
T
F
T
F

Karena nilai kebenaran dari kedua proposisi diatas sama, maka
(p ⇔ q) ≡ (p ⇒ q) ∧ (q ⇒ p).


Aljabar Proposisi

1.      Hukum identitas:
-       p ∨ F ⇔ p
-       p ∧ T ⇔ p


6.    Hukum penyerapan (absorpsi):
-       p ∨ (p ∧ q) ⇔ p
-       p ∧ (p Ú q) ⇔ p

2.      Hukum null atau dominasi:
-       p ∧ F ⇔ F
-       p ∨ T ⇔ T


7.    Hukum komutatif:
-       p ∨ q ⇔  q ∨ p
-       p ∧ q ⇔ q ∧ p

3.      Hukum negasi:
-       p ∨ ~p ⇔ T
-       p ∧ ~p ⇔ F


8.    Hukum asosiatif:
-       p ∨ (q ∨ r) ⇔ (p ∨ q) ∨ r
-       p ∧ (q ∧ r) ⇔ (p ∧ q) ∧ r

4.      Hukum idempotent:
-       p ∨ p ⇔ p
-       p ∧ p ⇔ p


9.    Hukum distributif:
-       p ∨ (q ∧ r) ⇔  (p ∨ q) ∧ (p ∨ r)
-       p ∧ (q ∨ r) ⇔ (p ∧ q) ∨ (p ∧ r)

5.     Hukum Involusi (negasi ganda):
- ~(~p) ⇔ p


10.  Hukum De Morgan:
       -       ~(p ∧ q)  ⇔ ~p ∨ ~q
       -        ~(p ∨ q) ⇔ ~p ∧ ~q



Sumber:
3.      Catatan materi matematika SMA